Showing posts with label hear. Show all posts
Showing posts with label hear. Show all posts

Monday, June 18, 2012

Perubahan Itu Pasti

Seiring berjalannya waktu, setiap orang pasti akan berubah. Masalahnya tinggal soal arah dari perubahan itu. Ada yang berubah ke arah yang jauh lebih baik, ada pula ke arah yang jauh lebih buruk. Dan dari sekian banyak yang pernah deket sama kita, paling cuma beberapa diantaranya yang tetep deket dan sejalan. Sisanya hilang dimakan waktu.

Apa ada yang merasakan hal yang sama? : )
with
nandams

Wednesday, August 3, 2011

"Sendiri aku tak bisa seimbang. Apa jadinya bila kau tak disisiku?" -Padi-

Monday, July 11, 2011

Pernah dan Sedang - Part 2

Ini cerita tentang kamu. Tentang kamu yang mustahil untuk membaca tulisan ini. Aku ingin bercerita tentang kita. Tentang semua yang pernah terjadi, dan sedang terjadi.

Hangat, dan dewasa. Itulah dirimu. Kau datang padaku disaat begitu banyak pilihan. Alhasil, tiada hasil. Namun, sekalipun demikian kau tetap ada. Kau tak benar-benar pergi dan hilang. Kau tetap baik padaku, mengawasiku dari kejauhan, dan tanpa ku sadari kau juga menjagaku.

Disaat situasi-kondisi sedang kacau, aku terpukau melihatmu. Terpukau karna ke-arifanmu, terpukau karna pemikiranmu, dan terpukau karna dedikasimu.

Moment itu, takkan pernah ku lupa. Saat dimana kau resah dan gelisah, saat dimana ku menyakitimu. Perihmu, terlukis dengan jelas. Maafkan aku. Semua pure kesalahanku, jadi salahkan aku.

Aku sungguh berterima kasih padamu atas segalanya. Atas waktumu, atas saranmu, atas nasihatmu, dan atas motivasimu. Terima kasih karna telah mendengarkan kisah FTV-ku. Semoga semua berakhir dengan baik dan indah.

Kamu juga jangan galau-galau dong kk, kalau suka bilang aja nanti keburu diambil orang lho kak.

Satu lagi. Aku ingin berterima kasih untuk satu hal lagi. Terima kasiiiih karna kau adalah seorang yang pernah mengisi hariku dan membuatku tertawa. Kamu kocak kk ^__^

Pernah dan Sedang

Ini cerita tentang kamu. Tentang kamu yang mustahil untuk membaca tulisan ini. Aku ingin bercerita tentang kita. Tentang semua yang pernah terjadi, dan sedang terjadi.
 
Kamu bukanlah seorang dengan tampilan fisik sempurna nan rupawan, bukan pangeran, bukan pula seorang dengan sejuta pengagum rahasia.

Kamu...... sederhana, dan rendah hati. Seorang yang membumi. Selalu berusaha mengerti dan memahami apa yang ada di bawahmu, dan berusaha menggapai apa yang ada di atasmu. Tekadmu kuat, sekuat usahamu.

Kamu hitam, cukup tinggi, dengan tubuh cenderung kurus. Rambut yang dengan bebasnya dibiarkan kesana-kemari. Dan hobimu...... sungguh hobi pria sejati. Aku suka itu.

Kamu bilang aku seperti anak-anak, dan sering kau panggil aku "bocah". Kamu juga bilang aku terlalu baik, dan kamu berpesan agar hati-hati dengan keterlaluanku itu.

Kamu adalah seorang yang pernah mengisi hariku dan aku berterima kasih atas itu. Dan taukah kamu? Kamu pasti gak tau deh kalau kamu adalah seorang yang pernah ada di hatiku. Hehe.

Siapa sangka sekarang ini aku dan kamu sudah seperti sahabat saja? Kamu tau ceritaku, akupun tau ceritamu. Dan aku suka dengan keadaan kita yang seperti ini, hanya sebatas teman cerita.

Aku tau, ceritamu itu hampir tak pernah kau ceritakan secara lengkap pada siapapun. Tapi tanpa ku minta, kau bercerita dengan lengkapnya padaku. Dan aku, adalah seorang yang sangat pelit cerita. Tapi denganmu, lumayan lengkap aku bercerita haha.

Tetaplah seperti ini, teman. Jaga rahasiaku, dan aku pasti jaga rahasiamu. Cerita padaku, dan aku akan cerita balik padamu. Berbahagialah. Jaga gadis itu, dia perempuan baik meski manja dan kekanak-kanakan. Aku sangat merestui hubungan kalian.

Do'a kan aku ya kawan biar gak abu-abu lagi, udah lulus SMA nih hohoho ^^v

Thursday, May 12, 2011

Ha-Ha-Ha

Ok well, lo beda, lo berubah total, lo bukan lo yang dulu lagi, bukan yang dulu gue kenal. Makin hari makin hedon ya mas, makin gaul, dan makin ga terkendali pula. Gue tau ngga seharusnya gue masih liat-liat --> sebenernya ngga sengaja ke klik ajasih (haaah alasan).

Jujur ya awalnya gue sedih lo berubah, merasa ga berguna, merasa sia-sia segala yang gue bilangin dulu. Tapi sekarang sih gue cuma bisa ketawa-tawa aja tiap tau elo yang sekarang. Ha ha ha harusnya gue ga usah kaget ya liat lo yang sekarang, kan dari dulu juga udah keliatan bakatnya tuuuh yega coy?

Selamat ya. Yaa selamat aja. Selamat udah makin gede. Dari jauh gue do'a in nih --> Semoga lo balik ke jalan yang lurus, jalan yang bener. Kesian orang tua lo. Inget adek-adek lo. Inget kakek-nenek. Inget akhirat. Inget Allah.

Pesen dari gue ya buat lo: 'Hidup ga semudah saat lo buang uang. Jaga omongan. Jaga sikap. Jaga kelakuan. Allah ngelarang manusia berbuat ini-itu pasti ada maksudnya. Hidup itu penuh dengan pilihan. Bener enggaknya hidup lo, beres enggaknya kelakuan lo, tergantung pilihan lo. Kalo mau hidup berkah, plis kendaliin diri lo yang belakangan 'liar' ngga terkendali itu. Allah mengawasi segala perbuatanmu perdetik nak.'

Goodbye.... 21
nandams

MANG ENAK!!

Gue tau ini jahat, emang jahat, emang ga boleh ngomong begini, ga baik, ga ens buat dibaca maupun didengar. Tapi hasrat ga bisa ditahan lagi, sungguh. Jadi yaaaa mari kita tertawakan bersama-sama saja!

HAHAHAHAHA MANG ENAK LO CEWEK MATRE CEWEK MARTE BRUAKAKAKK!!!!

00:34

Cuman mau nulis lirik lagunya tante Katy aja kok......

'Cause you're hot then you're cold
You're yes then you're no
You're in then you're out
You're up then you're down

You're wrong when it's right
It's black and it's white
We fight, we break up
We kiss, we make up

You don't really wanna stay, no
But you don't really wanna go-o

'Cause you're hot then you're cold
You're yes then you're no
You're in then you're out
You're up then you're down


Ulalaa~

Wednesday, March 2, 2011

Kapan Lagi

Ini lanjutan postingan yg di bawah :

Hiji :
Aku ketemuan sama @putrifrans. Udah cengar-cengir kan tu pas liat-liatan dari jauh. Terus aku kalut sebentar, nengok ke kiri. Eh pas nengok ke kanaaaan.....

Jeng jeeeng ku lihat kedua kaki Frans sudah terendam lumpur setinggi mata kakinya. Sumpeh item bener dah tu kaki haha. Ku temani dia mencuci kaki (nebeng di abang-abang pop ice minuman sang idola).

Dua :
Hujan turun dengan derasnya, terlebih saat di terminal Kampung Melayu kampungnya orang melayu. Di angkot tinggal berempat; gue, Putri, sama 2 eneng-eneng. Angkotku langsung diserbu oleh 3 ojek payung. Terus kita berempat tuh bukannya langsung turun, malah liat-liatan. Bingung. Butuh payung tapi ga punya. Ada ojek payung tapi takut mahal.

Akhirnya gue tanya, 'Berapa bang?'
'Mau sampe mana neng?'
'Sampe angkot 44 bang.'
'Oh hmm 3 eh 2 ribu aja deh neng berdua'.
Yaolooooh baiknyoooo tu abang. Langsung dah ga pake mikir lagi, disambet tu payung.

Terus tiba-tiba Putri bilang 'Tu abangnya senengnya ga payungan ya Nan.' -___- ckck haduh fransiiiie fransie.
'Abangnya bukan karena seneng ngga payungan kali Put. Lah kalo dia payungan, kita gimana coba. Keujanan.'
'Oh iya juga ya Nan.' Haha dasar.

Tapi seru banget sumpah. Kapan lagi kita bisa kaya gini, yega put?

Tilu:
Pas di angkot 44, gue sama Putri kan duduknya di ujung belakang. Karena hujan air, kacapun berkabut sehingga mengaburkan pandangan ke luar jendela. Frans dan aku pun tak tau ada dimana (ke-hidden). Ku cabut rasa malu dan ku tanam keberanian untuk bersuara keras (saat hujan, angkot kedap suara).

'Bang, SMP 115 dimana? Udah lewat belum? Saya engga keliatan bang (saya makhluk halus).'
'Tu depan neng.'
'Oh gitu ya. Yaudah entar berenti ya bang disitu.'
Kemudian aku dan Frans segera menghampiri Zahra yang telah terlalu lama menunggu di halte. Maafkan kami ya Zahra.

Opat:
Di Bloop, Putri tiba-tiba ketemu temen se-geng SMPnya (udah jago bergaul dari kecil nih frans). Terus hebring sendiri gitu deh.

Lima:
Disebuah toko rahasia, akhirnya Zahra menemukannya!! Menemukan apa? Rahasia dulu deh sampe tanggal 9 hehe.

Genep:
Konser musik keroncong makin rame, udah minta disuap. Akhirnya the three (gue Putri Zahra) memutuskan untuk makan di Mas Mono. Disana ada mas-mas baju ijo yang manggil-manggil gue 'biru, biru'. Pokoknya dia usil sekali terhadapku. Aku digoda, untung aku ngga tergoda.

Tujuh:
Karena pada belum mau pulang, the three pun iseng cuci mata (the three belekan!). Sampai akhirnya pada suatu distro, kami dikejutkan oleh penampakan sepasang gay pemilik toko tersebut. Ih geli deh. Ternyata gay memang lebih romantis daripada pasangan normal. Cuit cuiiit. Ah padahal guanteng juga die, kenapa pake ga normal segala!

Salapan:
Saat akan pulang, tiba-tiba the three berpapasan dengan Apite Lambesis beserta sang kekasih baru. Kami terkejut dan shock karena awalnya salah mendengar nama pacar barunya. Kita dengernya 'Farah' (mantan) padahal 'Fara' ga pake H haha.

Kapan lagi kita bisa punya hari se-seru ini?

with
nandams

Friday, December 31, 2010

Bang BM

Tau nggak tau nggak tau nggak ???
Hihi gue sedang naksir seseorang sejak 2 hari yang lalu lhooo hihihi ;p
Nih kenalin, namanya bang BM.


with
nandams

Thursday, December 2, 2010

Anjing!

Hari ini saya betyek peyek sekali :(
Secara garis besar, ada 2 hal yang menyebabkan saya bete, yaitu:

First :

Saya dituduh belum bayar fotokopian sama abangnya :( sedih banget tau dituduh kayak gini. Gue merasa hina banget. Abangnya sesumbar banget sih, tiap orang yang fotokopi disitu ditanyain. Awalnya gue kan cuma mau bantu abangnya biar ngga fotokopi berkali-kali, tapi kenapa jadi gue yang ditagih Rp 22.500,00? Orang fotokopian gue cuma 2 ribu. Aaah sakit hati sumpah! Temen-temen gue juga malah pada ngomongin gue :( yaampun jahat banget sumpah. Sedih, sakit hati gue.

Second :
Dulu waktu gue mau bikin KTP, gue sm Pasha (adek gue) kan lagi nyari rumah pak RT ya soalnya pak RT nya ganti. Terus gue nanya sama ibu-ibu. Tiba-tiba ada anjing dateng sambil lari dan gonggong ganas banget nyamperin gue. Dia lari kea rah gue mau gigit. Tinggal 2 cm lagi tu mulut nyaplok kaki gue. Untungnya sama ibunya (ternyata dia yang punya anjingnya) langsung ditutup paksa mulutnya pake tangan dia.

Ibunya malah marah-marah sama gue (dasar piaraan sama majikan sama aja galaknya). Katanya gue ganggu anjingnya. Hah yang bener aje, jelas-jelas gue lagi diem tau-tau anjingnya nyamperin. Kata ibu itu anjingnya nggak suka sama perempuan berjilbab. Wah kafir tuh anjing. Terus gue diusir sama ibunya suruh pergi. Gak nyante banget sumpah ibu-ibu itu.
 
Nah tadi tuh gue kan pulang maghrib. Pas nyampe lapangan deket rumah gue, tiba-tiba disitu ada Joko (nama anjingnya) sama ibu-ibu itu. Duh gue takut banget, ga berani jalan. Nggak ada jalan lain buat pulang ke rumah selain lewat lapangan. Akhirnya gue sms Bunda sama Ayah.
 
"Ayah Bunda. Ada anjing nih, jemput dong. Aku di lapangan."
 
Dan gak tau kenapa tiba-tiba gue udah nangis aja :''( nangis sampe sesenggukan. Gue baru tau ternyata gue setakut itu sama Joko. Baru sekali gue ngalamin trauma, dan baru kali ini gue tau rasanya trauma.

Tak berapa lama kemudian, my father was comiiiing! :') wah aku senang sekali. Akhirnya aku ngga sendiri lagi. Wah my father is my hero niiih hihi. Terus dia menenangkan aku, emm nyaman sekali rasanya dirangkul seorang ayah. I Love You, Dad :)

with a little piece of love and aversions
nandams

Saturday, November 6, 2010

Google Aja Tau

Dunia yang terlihat sangat luas ini terkadang terasa begitu sempit. Sempit karena itu-itu juga orangnya haha. Ya seperti yang gue alami.

Ternyata oh ternyata, gue satu kampung sama Ufintanega Novari Sandi, teman sebangku gue di kelas 12 ini. Padahal kita sudah saling kenal dari kelas 11, tapi mengapa baru sekarang (Rabu, 3 November 2010) kita tau kalau kita sekampung? Dan bahkan rumahnya deket -_-. See? Sempit kan dunia?

Segala daerah di Kuningan dan sekitarnya yang pernah dan sering gue kunjungi, Ufin tau. Bahkan sampe detail terkecil sekalipun, seperti pohon beringin besar yang tumbuh dengan sehatnya di depan toko Yogya yang sekarang sudah bangkrut pun Ufin tau.

Pas gue yakin kalo kita satu kampung beneran, gue sempet shock. Gue sempet bilang berkali-kali, "Ini mimpi ngga sih, Fin?". Dan berkali-kali pula Ufin bilang, "Engga kok. Ini bukan mimpi, Nanda." Gimana gue ngga kaget, masalahnya ya kampung gue itu di Kuningan, Jawa Barat. Jarang orang yang tau daerah itu. Udah sering banget kampung gue tercinta itu dikira Kuningan yang di Jakarta. Haduh plis banget deh. Google aja tau, masa kalian ngga tau? (Yaiyalaah haha)

with
nandams